Home Berita UMKM NAIK KELAS MASIH TERKENDALA MASALAH KLASIK PERMODALAN DAN PEMASARAN

UMKM NAIK KELAS MASIH TERKENDALA MASALAH KLASIK PERMODALAN DAN PEMASARAN

0

KADIN KOTA BANDUNG BERSAMA SHOPEE KAMPUS DAN  KOPERASI BMT ITQAN  TAWARKAN SOLUSI.


KADINBANDUNG,COM – Kamis Manis Ngobrol Bisnis  Kadin Kota Bandung kembali menghadirkan Shopee Kampus dan Koperasi BMT ITQAN.   Bertempat di Aula Graha Kadin Kota Bandung, Jalan Talaga Bodas No. 31 Bandung, Kamis Manis Ngobrol Bisnis denga tema “ Akses Pembiayaan melalui Koperasi” ini digelar pada Kamis (20/1/2022).

Dibuka secara resmi oleh Ketua Kadin Kota Bandung,  Ir.  Iwa Gartiwa, MM., acara Kamis Manis Ngobrol Bisnis kali ini dihadiri oleh 30 pelaku UMKM dan menghadirkan Narasumber, Billy Soesviantoro dari Shopee Kampus dan Setiyadi  Ketua Div. Bisnis KSPPPS BMT ITQAN.  Dihadir juga oleh Wakil Ketua Bidang UMKM, Koperasi dan Kemitraan Kadin Kota Bandung, Bambang Tris Bintoro,  Komtap Organisasi dan Keanggotaan, Drs. Rustam Hutabarat, dan Direktur Eksekutif Kadin Kota Bandung, Ridwan Kurniawan.

Iwa Gartiwa mengucapkan terima kasih kepada Shopee  yang terus membantu Kadin dalam membimbing usaha UMKM  agar bisa terus berkembang, begitu juga kepada Koperasi BMT ITQAN  memberikan solusi lain bagi UMKM dalam masalah permodalan, harapan kita BMT ITQAN bisa menghilangkan persyaratan BI Checking bagi UMKM yang akan mengajukan permodalan usaha, karena umumnya UMKM terkendala dalam masalah BI Checking, ujarnya.

Iwa juga mengatakan bahwa jaman sekarang berbeda dengan jaman sebelum pandemi,  kita dituntut harus terus mencari ilmu dan berinovasi, sekarang juga sudah banyak jenis atau varian usaha yang baru,  kita harus melek akan jenis-jenis usaha baru itu, sekarang ada namanya Youtuber, selebgram, FNT.  Hal ini juga berpengaruh terhadap nomenklatur dari kepengurusan Kadin Kota Bandung yang saat ini sedang disusun, ujarnya.

Kedatangan Bapak dan Ibu ke acara Kamis Manis Ngobrol Bisnis untuk berbagi cerita usaha, sharing bagaimana usaha bisa meningkat, dan dengan adanya narasumber dari Shopee dan BMT ITQAN menjadi solusi dalam masalah permasaran dan permodalan.  Kadin juga berharap UMKM bisa menembus pasar ekspor.   Kebetulan Duta Besar Amerika RI adalah mantan Ketua Kadin Indonesia, kita sedang perjuangan ke arah sana, tapi kita juga harus memilih pasar mana yang memang memungkinkan untuk kita lempar produk kesana dan mana yang tidak memungkinkan.  Kita belum bisa mengusahakan produk UMKM Bandung keluar Jawa, misalnya ke Bali.  Suatu saat saya berharap produk-produk dari Bandung ini membanjiri pasar di Bali, ujar Iwa.

Selanjutnya Iwa mengatakan Kadin saat ini masih terus memikirkan dan mengusahakan UMKM agar permasalahan permodalan dan pemasaran bisa diatasi, dan semoga Kota Badung yang saat ini usaha-usahanya sudah mulai berjalan, pariwisatanya sudah mulai membaik,  jangan sampai Varian Omicron masuk ke Bandung dan menimbulkan usaha kembali melambat, kita tetap harus jaga protokal kesehatan 5M, tutur Iwa menutup sambutannnya.

Sebelun memula sesi pemaparan materi  acara Kamis Manis Ngobrol Bisnis, Komite Tetap Organisasi dan Keaggotaan  Kadin Kota Bandung, Rustam Hutabarat menyampaikan beberapa hal tentang Kadin, menurutnya Kadin adalah rumah  kita bersama, rumah para pengusaha, rumah para pelaku usaha, inilah rumah bersama kita.   Kadin berfungsi untuk menampung aspirasi dan keinginan dari para pengusaha.   Pelaku UMKM yang hadir hari ini silahkan disini berkumpul bersama-sama  menyatukan persepsi dan keinginan dalam mengembangkan usaha.   Masih tentang Kadin, Rustam menjelaskan bahwa kadin adalah suatu organisasi,  suatu lembaga yang lahir berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1987, merupakan tempat  berkumpulnya para pengusaha, mulai dari pengusaha besar, menengah, kecil,  bahkan mikro, sekarang sudah menjadi anggota Kadin.

Rustam kemudian mengatakan  kita akan mendapatkan sesuatu yang diinginkan , jadi kalau kita tidak memulai usaha hari ini kita akan menyesal selamanya.  Jika belum paham bagaimana cara memulai usaha, di Kadin ada ahlinya, Pak Bintoro, “profesornya UMKM,” bisa berkonsultasi dengan beliau atau dengan para narasumber hari ini dari Shopee dan BMT ITQAN, sesuatu yang mungkin bermanfaat bagi kita, karena yang namanya ilmu itu akan bermanfaat bagi kita , jadi Bapak-Ibu tidak salah datang kemari, silahkan untuk menyimak, menangkap  apa yang disampaikan oleh Narasumber  yang bisa bermanfaat bagi kita semua. “, ucap Rustam Hutabarat.

Selanjutnya Rustam menyampaikan bahwa Kadin tidak membangun “tembok” karena akan membuat sekat-sekat, tapi yang Kadin  bangun adalah “jembatan” yang menyambungkan satu sama lain, sehingga bisa berkomunikasi, berkoordinasi, dan berkonsultasi dengan Kadin, ujarnya berfilosofi.

Sementara  Wakil Ketua Bidang UMKM, Koperasi dan Kemitraan Kadin Kota Bandung, Bambang Tris Bintoro mengatakan pada kesempatan ini akan disampaikan bagaimana UMKM bisa masuk ke Marketplace seperti Shopee, ada penawaran dari Shopee bagi 10 UMKM terpilih untuk masuk ke pemasaran ekport , juga dari Koperasi BMT Syariah ITQAN yang akan memberikan solusi untuk akses pembiayaan bagi koperasi dan UMKM, ujarnya.

Disampaikan oleh Bintoro, Kadin melakukan kegiatan-kegiatan tanpa sama sekali dana dari pemerintah, semua mandiri, dari Iuran Keanggotaan dan layanan lainnya di Kadin.   Jadikan Kadin rumah rekan-rekan sekalian, karena UMKM sekarang sudah betul-betul difasilitasi oleh Kadin, bahkan Kadin Kota Bandung merupakan Kadin pertama yang memfasilitasi keanggotaan bagi UMKM di Kadin, ujar Bintoro.  Untuk itu diharapkan rekan-rekan agar mendaftarakan menjadi anggota Kadin, sekarang  masih awal tahun,  bulan januari, bisa segera mendaftarkan ke Bu Nonon, supaya bisa dikeluarkan sertifikat  Keanggotaan yang dikeluarkan oleh Kadin Indonesia, terang Bintoro.

Untuk pemasaran dan promosi produk UMKM, Bintoro mengatakan sudah mencoba membuka pasar ke Sumatera, Bali, dengan persyaratan minimal kapasitas produksi  3000 unit per bulan, kemudian izin usahanya harus lengkap dan kemasannya bagus. “Kita bantu banget dari sisi promosinya , baik dari sisi pasar modern dan sisi onlinenya ,masuk  di shopee, ungkap Bintoro.  Menurut Bintoro ,dalam usaha harus melakukan dua hal, yaitu serangan udara dan serangan darat, maksudnya pasar offline dan pasar online, mudah- mudahan ini bisa membantu Bapak Ibu”, ujarnya. Dalam usaha sekarang yang penting  bukan hanya masalah manajerial, tapi pasar dan modal juga penting, sekarang ada pembiayaan dari koperasi, ini semua  supaya UMKM bisa naik kelas. Salah satu indikator UMKM naik kelas usahanya adalah permintaan pasar meningkat, dana yang diakses dari perbankan meningkat, usahanya semakin berkembang dan mempunyai daya saing yang semakin meningkat.

Selanjutnya Kang Billy, Ketua Divisi Bisnis Developtmen Shopee Kampus mengawali paparannnya mengatakan kini Shopee sudah punya kantor di Bandung, di Jalan BKR No. 7, kenapa kita bikin ini, tujuannnya adalah Shopee bersama Gubernur Ridwan Kamil punya misi untuk membangun transformasi digital tersebar di 5312 desa di seluruh Jawa Barat untuk memasarkan produk UMKM.  Secara bertahap semua desa di Jabar akan dilengkapi UMKM Center yang fasilitasnya disedikan Shopee.  Para pelaku UMKM desa juga akan dibekali edukasi dan dibantu pemasarannnya melalui platform digial Shopee .  Shopee juga kini sudah membangaun Kampus Shopee Ekspor. Di Kampus Shopee Ekspor ini nanti UMKM akan diajari bagaimana cara bikin akun, cara julannya gimana, bisa dapat uang dari Shopee gimana, cara naik kelas bagaimana, dan cara ekpor gimana, ujar Billy.

Berdasarkan survey ternyata bagi masyarakat kita internet itu sudah menjadi kebutuhan, 2/3 dari masyarakat  menggunakan internet.   Selanjutnya Billy mengupas hal yang harus disiapkan untuk pasar online yaitu harus tersedia  hp, produk, foto, judul dan deskripsi produk.  Penulisan judul harus jelas dan tepat.  Sebagai contoh produk fashion brandnya harus jelas, kategori, gender untuk produk, deskrispsi .   Kalau perabot titik beratnya adalah material.  Hal yang boleh dan tidak boleh dicantumkan misal, COD , paling murah, serba seribu, tanda baca atau terlalu banyak strip dan garis miring karena masuk ke dalam spam (hal yg tidak boleh dalam penulisan judul), nanti akan dihapus oleh shopee.  Begitu juga  akhiran judulnya jangan  pake tanda tanya dan spasi, harus menyesuaikan judul, produk dan kategori. Deskripsi harus jelas dari bahan, rasa, cara penyajian.  Deskripsi produk fashion yang pertama detail, motif, bahan, fitur, ukuran, diperjelas bagian foto baju bajunya dan jangan disingkat.  Untuk foto online wajib background warna putih / bersih.  Untuk foto produk yang kecil, background nya bisa pake karton kalau untuk yang produknya besar bisa langsung ke studio kantor kita.

Kampus Shopee ini tidak semua pulau ada sekarang ada di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Solo. Keuntungan bergabung dengan kampus Shopee mendapatkan pendamping bisnis secara langsung , mendapatkan fasilitas untuk berjualan, memperluas koneksi dengan pelaku UMKM-nya, ungkap Billy.    Shopee yang pertama layanan edukasi dari kampus dengan kurikulum.  Program eksplor sudah berjalan dari tahun 2019 dengan 5000 produk dan tidak perlu buat 2 toko untuk di Indonesia dan keluar Indonesia. Biaya keluarnya ditanggung oleh Shopee.  Pendaftaran produk engga ngeberatin, akan dibantu oleh Shopee, ujar Billy

Kurikulum Shopee yang baru yaitu tentang cara buka toko, tentang profil toko online, cara order Shopee, tentang operasional dan marketingnya, dan tentang beriklan.  Di Shopee juga ada pasar lokal namanya Kanal Nusantara.  Produk yg bisa masuk ke Shopee, diluar makanan basah dan yang dilarang pemerintah itu bisa masuk semua kedalam Shopee.

Selanjutnya Rusman dari Kampus Shopee Rusman mendampingi Kang billy meemberikan informasi tentang kampus UMKM ekspor Jawa Barat .  Dalam program ini  ada voucher 1 juta rupiah untuk keperluan toko, untuk keperluan diskon, untuk membuat promo untuk perusahaan yang besar diharuskan memiliki progam cash begitu pun dengan shopee Indonesia berkerja sama dengan pemerintahan daerah Provinsi Jawa Barat dan hibah untuk pelatihan masyarakatat.  Yang harus begerak itu online semenjak pandemi, supaya penjualan UMKM ini mencapai go digital/online dan memajukan para wirausaha, Ujarnya.

Sementara Narasumber dari Koperasi BMT ITQAN, Setyadi menjelaskan bahwa Koperasi dan bank itu berbeda.  Di koperasi pengelolanya itu tidak hanya untuk satu pemilik, tapi untuk seluruh anggota. Koperasi itu banyak menguntungkan untuk anggota. Koperasi ITQAN development kini sudah memiliki 18 ribu anggota, berbagai bisnis ada disitu, memiliki banyak produk.  Di Koperasi  bisa meminjam tetapi harus menabung dulu. Modalnya dari tabungan anggota sendiri. Koperasi BMT ini berdiri pada tanggal 19 april 2007 di Bandung.

Dalam sistem kerjanya koperasi itu tidak dibawah OJK , Koperasi ini  sudah berdiri selama 15 tahun dan sekolahnya sendiri sudah 18 tahun.  Disin Aada lembaga bisnis dan baitul maal. Baitul maal adalah pengelola zakat, infaq, sedakah dan wakaf. Keuntungannya dibalikan lagi ke anggota. 50% – 50% untuk perusahaan 20% sisanya untuk dikembalikan kepada anggota. RAT dalam setiap koperasi itu harus di cek karena sangat penting untuk kepercayaan masyarakat.  SKHU dikembalikan jika tidak memiliki RAT. Dalam koperasi syariah, bisnisnya jalan dan juga sosialnya.  Baitul itqan baru punya sekolah, lembaga yatim piatu, lembaga kesehatan dan pesantren. Tanggung jawab koperasi untuk mengelola keuangannya.  Per Desember ada 10 cabang dan  di Januari sudah ada 2 cabang baru, jadi semuanya  yaitu Cab. Cianjur, Padasuka, Ciwidey, Bandung Barat, Soreang, Garut, Subang, Pamengpeuk, Cinunuk dan Cisewu. Januari ini sudah ada logistik dan lain-lain di Cinunuk,  jelas Setiadi.

Setyadi menampaikan bahwa Visi Koperasi BMT Itqan adalah menjadi koperasi terpercaya, terbesar dan sehat di Jawa Barat.  Sedangkan Misinya adalah meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian anggota, pendidikan kelanjutan bagi anggota pengurus dan pengelola, menyediakan produk simpanan pembiayaan dan jasa keuangan syariah lainnya, komitmen pelayanan prima bagi seluruh stake holder meningkatkan nilai tambah investasi bagi anggota melalui pengelolaan usaha yang prudent.  Target  kita 100 milyar untuk tahun ini, SHU tidak tentu bagaimana dengan keadaan, ujar Setyadi.

Pinjaman dari koperasi tidak hanya untuk modal tetapi untuk apapun itu yang diperlukan .  Ada fatwa MUI No 1  tahun 2004 tentang BUNGA yang dimana praktek tersebut merupakan haram hukumnya, ungkap Setyadi pula. Bagi wilayah yang belum memiliki kantor atau jaringan lembaga keuangan syariah diperbolehkan melakukan kegiatan transaksi konvesional berdasarkan prinsip darurat atau hajat.  Jikapun ada jaminan jangan khawatir jaminannya hangus atau dilelang. Koperasi juga butuh para UMKM untuk menjalankan lembaga koperasi.  Dikatakatan oleh Setyadi syarat untuk anggota, yaitu Simpanan pokok; Rp 10.000, Simpanan sukarela; Rp 10.000, Simpanan wajib; Rp 10.000, PDA; Rp 15.000, Print buku taabungan;Rp 5000, Total ; Rp 50.000. # simpanan wajib minimal perbulan Rp 20.000.  Makin gede plavonnya makin kecil marginnya, jelas Setyadi

BMT Itqan juga memiliki mobile itqannya untuk memudahkan transaksinya. Produk funding  simpanannya ada sirena, simpanan, sijangka,a ssuransi pendidikannya. Simpanan saham dr saham terbagi ke simpok, simwa, simves,simwasus. Produk pembiayaan  ada :Pembiyaan majelis itqan , plafon 1 jt  – 10 jt tanpa anggunan, Pembiyaan bakti maslahah plafot 1 – 40 jt potong gaji , Pembiyaan bangun usaha syariah plafot 2 – 500 jt berjaminan.  Banyak koperasi yang tidak tanggung jawab seperti penjelasannya kurang saat ada masalah kabur tidak menyelesaikan tp insyaallah bmt itqan ini insyaallah kami aman , akan bertanggaung jawab, akan menjelaskan secara detail, terang Setyadi.

Kemudian target marketnya di para pedagang di pasar tradisional dan di luar pasar/plasma contohnya seperti di pasar anccol, pasar cianjur,pasar cikutra,pasar banjaran,dan lain-lain. Jika inves uang mati jangka waktunya di panjangkan. Adapun syarat pengajuan pembiayaan umkm adalah : Umum : WNI, usia min 21 tahun, punya usaha dengan cashflow harian atau mingguan, status usaha pribadi, CV ,PT. dan Dokumen: copy KTP, KK, Surat Nikah, NPWP, Foto copy  anggunan (BPKB, SHM, SHGB), SKU/ TDP/ SIPU, pungkas Setyadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here