Home Uncategorized KADIN KOTA BANDUNG BERIKAN PEMBEKALAN DAN KURASI PRODUK UMKM UNTUK TEMBUS PASAR MODEREN DAN EKSPORT KE AMERIKA SERIKAT

KADIN KOTA BANDUNG BERIKAN PEMBEKALAN DAN KURASI PRODUK UMKM UNTUK TEMBUS PASAR MODEREN DAN EKSPORT KE AMERIKA SERIKAT

0

KADINBANDUNG.COM – Kadin Kota Bandung mengadakan Seminar dan Kurasi Produk dengan tema “Strategi  agar produk UMKM diterima di pasar Modern”, Senin (31/1/2022) di Aula Lt. 1 Graha Kadin Kota Bandung, Jalan Talaga Bodas No. 31 Kota Bandung.

Diikuti oleh 60 peserta dari UMKM Binaan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bandung, terdiri dari berbagai jenis produk yang mereka produksi sendiri dan bawa untuk dikurasi untuk bisa menembus pasar modern di Pulau Sumatera dan Bali serta pasar eksport Amerika Serikat.  Salah satu persyaratan yang perlu dipenuhi oleh UMKM yang  bisa diikutkan ke pasar modern dan ekport diantaranya harus memiliki aspek legalitas (perizinan) makanan yang sudah lengkap seperti P-IRT dan Halal, kemudian Packaging (kemasan) sudah bisa bersaing yaitu menarik dan meningkatkan nilai jual.

Sebagai Keynote Speaker, Ketua Kadin Kota Bandung , Ir, Iwa Gartiwa, MM. dengan  Narasumber,  Kartikowati Djoharijah , Direktur Utama PT. Nayla Berkah Sejahtera, Jasman Putra, Founder & Managing Director PT. Distribusi Kulek Indonesia, dan Rama Gusriyanto, Presiden Direktur PT. I Flex Indonesia.  Acara dihadiri juga  oleh Wakil Ketua Bidang UMKM, Koperasi dan Kemitraan Kadin Kota Bandung, Bambang Tris Bintoro, Wakil Ketua Bidang Konsultasi Jasa Perdagangan dan Industri, Kadin Kota Bandung, sekaligus Koordinator Program Perdagangan ke Amnerika, Julaiha Sukmana, S.Sos., Komite Tetap Waralaba dan kemitraan Kadin Kota Bandung, Bhakti Desta Alamsyah, dan Direktur Eksekutif Kadin Kota Bandung, Ridwan Kurniawan.

Pada kesempatan memberikan sambutan Iwa mengatakan kehadiran para Narasumber kali ini sebetulnya adalah yang kita tunggu-tunggu, yang menjadi permasalahan bagi UMKM yaitu bagaimana offtaker produk-produk UMKM ini bisa terpasarkan, karena dalam bisnis yang menjadi permasalahan salah satunya adalah pemasaran. Mudah-mudhan dengan kehadiran Narasumber dalam acara ini salah satu jawaban untuk nanti kita bisa lebih mengembangkan lagi usaha, ujarnya.  Iwa juga mengucapkan terima kasih kepada NU Mineral yang telah mensupport penyelenggaraan serta menyumbang air mineral dalam acara seminar ini.

Selanjutnya disampaikan pula bahwa Kadin Kota Bandung terus berusaha bagaimana para kawan-kawan UMKM bisa terus “Naik Kelas”, salah satunya kita membuka peluang pasar,  salah satunya ke Amerika Serikat.  Kadin Kota Bandung juga terus melakukan audiensi dengan sahabat kita di Amerika, yang kebetulan Duta Besar Amerika Serikat itu adalah mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Rossan Roeslani.  Khususnya untuk produk-produk di Jawa Barat dan juga Kota Bandung supaya bisa tembus kesana (Amerika Serikat), ujar Iwa.

Ada beberapa hal, sebetulnya ini bisa dibilang penting tembus ke amerika, yang penting bagaimana kita bisa terus ngebangun usaha kita, termasuk dalam hal kemasan, kemudian data-data makanan yang didalam kemasan harus dirinci betul-betul.  Ternyata orang Amerika kalau beli produk itu betul-betul dibaca kemasannya, ingredients-nya apa aja, komposisinya, tanggal expired, dan lain-lain secara teliti, hal yang bagi masyarakit kita di Indonesia jarang membaca apa yang tertera di kemasan secara detail.  Kita disini diharapkan bisa meniru dan membiasakan seperti yang mereka lakukan, dan kemasan kita sebaiknya diengkapi juga dengan menggunakan bahasa Inggris, ucap Iwa.

Mudah-mudahan, kita Bismilah aja semoga semuanya bisa berjalan,  dibantu oleh kawan-kawan kita baik yang di sini (Indonesia) juga yang di Amerika semoga bisa terus optimalkan dan usaha UMKM bisa terus berkembang, harap Iwa.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang “Strategi  agar produk UMKM diterima di pasar Modern”,  oleh Narasumber,  Kartikowati Djoharijah , Direktur Utama PT. Nayla Berkah Sejahtera, Jasman Putra, Founder & Managing Director PT. Distribusi Kulek Indonesia, dan Rama Gusriyanto, Presiden Direktur PT. I Flex Indonesia.

Selanjutnya dilakukan kurasi terhadap produk-produk peserta UMKM yang hadir diantaranya : “Kembi” Keremes Ubi Ungu, “Alami” Kacang Bawang, Keripik Kentang, Nasi Seduh Instan “Paspanena”, “Dapur SMAR”, “Kacang Kraton”, “Iking Kriuks” Keripik Basreng, Saroja Mini “Ceu Odah”, “Ramen Mr. Komando” Instant Noodle, “Seyna AL” Casava Snack, “Dapumina Dimsum”, “Istana” Macarony, “Kopi Hitam Baduy”, “Madu Hitam Baduy”, “Doklang”, “Jahe Merah Instant”, “King”, “Krecek Lestari”, “Sambel Siwang”, “Soka Cookies”, Batagor “MAU”, “Amura” Jamur Tiram Krispi, “Mamiki Foods”, “Cah Wangon” Akar Kelapa Wijen, “Top OKKI”, “Frou Frou”, Kue Kering, dan “Gumiwang” Kacang Bawang Renyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here